Senyum

Senyum
Gambar : hellosehat.com

Pengertian Senyum

Menurut KBBI, senyum adalah gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa senang, gembira, suka, dan sebagainya dengan mengembangkan bibir sedikit. Secara fisiologi, senyum merupakan pergerakan bibir dan pergerakan di sekitar mata. Senyuman membentuk sebuah kode yang universal, yang berarti semua orang mengetahui dan memahami isyarat tentang senyum. 

Jenis – Jenis Senyuman 

Jenis - Jenis Senyum
Gambar : discovermagazine.com 

Gambar : discovermagazine.com 

Terdapat beberapa jenis senyuman yang seseorang tunjukkan ketika berkomunikasi dengan orang lain di kehidupan sosial sehari-hari. Senyuman juga memiliki makna yang berbeda-beda tergantung dari senyuman yang diekspresikan oleh seseorang. 

Menurut Magdalena Rychlowska (2017), senyuman memiliki 3 jenis, yaitu:  

  1. Reward Senyuman 

Reward adalah senyuman yang menunjukkan rasa enjoy, senang, atau untuk menunjukkan adanya pengalaman yang menyenangkan. 

  1. Affiliative Senyuman 

Affiliative adalah senyuman yang diperuntukkan dalam relasi sosial dan menunjukkan bahwa seseorang sedang menjalin ikatan dengan orang lain. 

  1. Dominance Senyuman 

Dominance adalah senyuman yang ditujukan untuk mempertahankan status sosial yang diasosiasikan dengan power dan pride.

Kenapa sih kita harus tersenyum? 

1.   Senyum membuat mood kita menjadi lebih baik

      Karena tersenyum itu seperti sugesti positif. Tanpa kita sadari, tersenyum telah mensugesti kita untuk berpikiran positif dan lebih bahagia.

2.   Senyum membuat orang lain ikut tersenyum

      Ketika orang lain tersenyum kepada kita, pasti kita akan ikut tersenyum juga. Jadi, jangan segan untuk tersenyum, karena bisa menularkan kebahagiaan bagi orang yang melihatnya.

3.   Senyum membuat kita terlihat lebih menarik

      Kamu pasti lebih suka melihat orang yang tersenyum dibandingkan orang yang cemberut atau bahkan tanpa ekspresi. Tidak peduli bagaimana penampilanmu, kalau tersenyum membuat kamu menjadi lebih menarik.

4.   Senyum membuatmu lebih percaya diri

      Kalau kamu suka merasa tidak percaya diri dengan, cobalah untuk sering tersenyum. Karena tersenyum itu dapat menarik perhatian dan memberikan keyakinan pada orang lain. Dengan begitu, keyakinan juga akan muncul dalam dirimu, sehingga kamu jadi lebih percaya diri.

5.   Senyum membuatmu lebih mudah bergaul

      Senyum sangat penting bagi kita. Senyum bisa menghilangkan rasa takut dan canggung dalam bergaul, sehingga kita bisa memiliki banyak teman.

6.   Senyum itu menyehatkan

      Menurut Tara Kraft, seorang psikolog dan peneliti dari Universitas Kansas, tersenyum tidak hanya menjadi indikator penting dari kebahagiaan, tetapi juga sebagai obat mujarab untuk mengatasi stress, dan tersenyum juga memiliki manfaat bagi kesehatan terutama bagi kesehatan jantung.  

Aspek Biologis dari Senyuman

Senyum dapat menyebabkan suatu lingkaran umpan balik kebahagiaan karena saat kita berada dalam kondisi yang menyenangkan maka otak kita tentunya juga akan senang, kemudian otak yang senang akan membentuk suatu hormon yang disebut hormon endorfin. Hormon endorfin ini merangsang otot-otot di muka hingga terjadi senyuman. Kontraksi otot-otot yang membuat kita senyum yang kemudian akan menghasilkan sinyal sinyal saraf kembali ke otak akan merangsang kembali reward system yang ada pada otak, sehingga otak semakin senang.

Selain itu, senyum juga akan menghasilkan dopamin, yaitu suatu neurotransmitter yang berperan dalam berbagai hal dalam sistem imun tubuh seperti pembentuk beberapa sel darah putih (tepatnya sel limfosit pembunuh) dan juga pembentuk antibodi.

Senyum atau tertawa juga dapat menurunkan tekanan darah. Hal ini dapat terjadi karena setelah seseorang tertawa, detak jantung dapat meningkat dan meningkatkan kebutuhan akan oksigen. Setelah tertawa, akan terjadi suatu periode dimana otot otot di muka akan terjadi relaksasi, menurunkan detak jantung dan tekanan darah.

Fakta Menarik Tentang Senyuman

Mengagumi Senyum Orang Gila - Citizen6 Liputan6.com
Sumber : liputan6.com
  1. Senyum dapat memperpanjang usia

Dalam penelitian yang dilakukan tahun 2010, peneliti melihat senyum yang ditunjukkan oleh para pemain baseball dari Major League di tahun 1950, menunjukkan bahwa mereka yang tersenyum lebar hidup 4,9 tahun lebih lama dari subyek yang tersenyum tipis. Subyek yang tersenyum lebar bahkan tujuh tahun hidup lebih lama jika dibandingkan dengan pemain baseball yang tidak tersenyum. 

  1. Senyum dapat menular

Sebuah studi di Universitas Uppsala Swedia menunjukkan bahwa kita akan sangat sulit untuk cemberut saat melihat orang tersenyum, hal tersebut menunjukkan bahwa senyum dapat menular. Senyum juga bisa menekan kontrol kita terhadap otot wajah sehingga kita akan langsung tersenyum saat melihat orang tersenyum.

  1. Senyuman tulus terlihat dari mata

Untuk membedakan senyum asli dan senyum palsu dapat dilihat dari mata. Ketika seseorang tersenyum karena bahagia, otot wajah yang disebut dengan orbicularis oculi akan berkontraksi tanpa disadari. Senyum yang asli akan terlihat dari kerutan kulit di sekitar mata. Jika seseorang memaksakan senyum, otot disekitar matanya tidak akan bergerak.

  1. Perempuan lebih banyak tersenyum

Menurut beberapa penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Bulletin dari 186 studi tentang perbedaan gender senyuman menemukan bahwa perempuan tersenyum lebih banyak dari laki-laki, tapi tidak terlalu banyak. Perbedaan makalah ini juga menemukan bahwa senyuman pria dan wanita hampir sama ketika mereka memiliki pekerjaan yang serupa, kekuasaan, atau peran sosial.

  1. Anak-anak lebih banyak tersenyum

Berdasarkan penelitian TED, anak-anak tersenyum sebanyak 400 kali sehari lebih banyak dibandingkan orang dewasa yang hanya tersenyum lebih dari 20 kali sehari. Gambar 3D USG menunjukkan janin tengah tersenyum di dalam rahim, bayi yang baru lahir biasanya tersenyum beberapa hari sebelum dilahirkan, dan saat berumur enam minggu, bayi akan tersenyum saat mereka melihat langsung orang tuanya.

  1. Senyum dapat menghilangkan stress

Senyum terpaksa sudah dapat membantu terhindar dari stress, hal tersebut disimpulkan dari penelitian HealthDay News yang menyuruh peserta memegang sumpit di mulut mereka. Studi dari University of Kansas menemukan bahwa tersenyum selama mengerjakan tugas yang berat mencegah datangnya stress. Sementara senyum yang tulus menangkal lebih banyak lagi datangnya stress.

  1. Sebuah senyuman setara dengan 2000 batang coklat

Senyum merangsang sistem stimulasi otak lebih baik dibandingkan makanan manis. Penelitian di Inggris menemukan bahwa satu senyuman dapat menghasilkan tingkatan yang sama dengan 2000 batang coklat dalam hal stimulasi otak, pembahasan TED tentang senyuman.

  1. Senyum membuat kita terlihat lebih muda

Penelitian baru negara Belanda pada 481 peserta yang membuat berbagai bentuk wajah untuk mengekspresikan emosi yang berbeda. Berdasarkan hasil komputerisasi dan perkiraan dari orang lain, peserta yang tersenyum tampak lebih muda dari usia mereka yang sebenarnya. Mereka yang berusia di bawah 40 tahun tampak lebih muda ketika mereka memasang ekspresi yang lebih netral.

Sumber

FOSCA – Forum of Scientist Teenagers – 2021 (kirfosca.com)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top