Mengenal Revolusi Prancis: Kebangkitan dan Kejatuhan Tokoh-tokoh Influentif

Mengenal Revolusi Prancis: Kebangkitan dan Kejatuhan Tokoh-tokoh Influentif

Halo Sobat FOSCA!!! Kembali lagi di daily article kita~ Wah, MinFOS kangen banget nulis artikel nih, dan materi hari ini menurut MinFOS sih sangat menarik karena sedikit banyak akan membahas tentang sejarah.

Apakah kalian tahu bahwa pernah ada perubahan revolusi di Prancis? Kalau ada yang belum tahu, yuk simak penjelasannya! Tentunya, artikel ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan untuk masa depan maupun masa sekarang. Jangan sampai Sobat FOSCA stuck di masa lalu ya, hehehehe 😀

Sejarah Revolusi Prancis

Eits sebelum itu, kita mesti tau dulu apa yang dimaksud dengan “revolusi”. So, revolusi adalah perubahan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut pokok-pokok kehidupan bermasyarakat. Nah, salah satu yang paling dikenal adalah Revolusi Prancis. Revolusi Prancis (1789-1799) merupakan salah satu dari revolusi besar dunia yang mengubah tatanan kehidupan masyarakat terutama masyarakat Prancis. Revolusi Prancis adalah suatu penanda dan bukti nyata bahwa raja bukanlah pemimpin yang absolut. Dan untuk penyebab terjadinya peristiwa ini adalah adanya ketidakpuasaan terhadap rezim. 

PENYEBAB

Penyebab utama terjadinya Revolusi Perancis yaitu adanya ketidakpuasan terhadap ancien regime. 

Ancien regime adalah suatu sistem aristokratik di Perancis di bawah pemerintahan dinasti Valois dan Bourbon pada abad ke-14 sampai 18.  

Dari masalah tersebut kemudian berimbas dengan adanya perekonomian yang tidak sehat, panen yang buruk, kenaikan harga pangan, dan sistem transportasi yang tidak memadai, sehingga menimbulkan rasa benci dari rakyat terhadap pemerintah. 

Kebencian terhadap pemerintah ini muncul seiring dengan berkembangnya cita-cita Pencerahan.Pencerahan adalah suatu masa di sekitar abad ke-18 di Eropa yang diketahui memiliki kepercayaan tradisional.  

Setelah terjadinya Revolusi Perancis, sistem politik di Perancis jelas terlihat, di mana kekuasaan absolut sangat dikecam oleh rakyat. Paham liberal pun juga muncul yang kemudian menyebar hingga ke penjuru dunia, seperti Spanyol, Jerman, Rusia, Austria, dan Italia.  

Pemeran Di Balik Revolusi (Third Estate & Tennis Court Oath!)

Nah, karena pemerintahan di Prancis yang makin gak karuan ini, muncullah ketidaksetaraan di antara masyarakat. Bayangin, hasil voting 98% bisa kalah sama 2% sisanya karena kesenjangan status sosial! Akhirnya terciptalah “Third Estate”, yaitu suatu perkumpulan yang mendorong adanya equal representation yang menggunakan metode voting by head, not status alias melalui jumlah orang. 

Yah tetap saja terjadi perdebatan terkait cara voting, nih. Dari situ, para petinggi Third Estate berkumpul di lapangan tenis dan membuat perjanjian, inilah yang disebut dengan “the tennis court oath (serment du jeu de paume)” dan resmi mengubah namanya menjadi National Convention Assembly. 

Gak cuma itu doang, Sobat FOSCA! National Assembly sempat mencetuskan ide Republik Prancis dengan menghapus kekuasaan monarki. Tahun 1793 menjadi era kelam Prancis, karena King Louis XVI beserta istrinya Marie-Antoinette dipenggal atau guillotined. Masa ini disebut sebagai Reign of Terror (la Terreur). Selain itu, terdapat juga eradication of Christianity atau istilah gampangnya, para penganut agama Nasrani diberantas habis. Tau gak kalau ada kurang lebih 17.000 warga yang dieksekusi dan lebih banyak lagi yang meninggal di penjara?? Hiiiii, ngeri banget ya, Sobat FOSCA! 🙁 

King Louis XVI dan Marie-Antoinette

Oh iya, mungkin Sobat FOSCA sekalian sudah tidak asing lagi nama-nama ini. Biasanya, banyak orang mengenal Marie-Antoinette sebagai ratu terkejam, kan? 

Oke kita mulai dulu dari King Louis XVI, ya! Sebenarnya dia siapa sih? Nih orangnya…

Terus, Marie-Antoinette saha? 

Singkat aja ya, kayaknya sih kalian semua udah pada kenal.

Akhir dari Revolusi Prancis

“Yah.. abis nih dramanya?”

Tentu saja, ada akhir dari segala hal. Tapi berakhirnya sesuatu menandakan awal dari hal lain, jangan khawatir gengs, inilah awal dari kebangkitan Napoleon Bonaparte! Masa ini dinamakan sebagai Napoleonic Era. Diam-diam, si Napoleon ini menjadi kunci kekuatan Reign of Terror, lho. 

Kalau Sobat FOSCA sekalian masih penasaran sama Napoleon, mungkin MinFOS bisa tulis artikel lain khusus untuk doi, karena pembahasannya bisa banyak banget! Sedikit fakta menarik, ia berhasil melegalkan Napoleonic Code sebagai dasar hukum di Prancis, yang mengatur juga tentang hak-hak individu. Saking jagonya, pengaruh sampai terbawa hingga ke negara-negara di Eropa dan Amerika Selatan.

Dampak dari Revolusi ini Apa Ya?

Hohoho setelah membahas printilan dari revolusi, kita akan membahas tentang dampak yang ditimbulkan, nih. 

  1. Bidang Politik 

Setelah terjadinya Revolusi Prancis, sistem politik di Prancis jelas terlihat, di mana kekuasaan absolut sangat dikecam oleh rakyat.  Paham liberal pun juga muncul yang kemudian menyebar hingga ke penjuru dunia, seperti Spanyol, Jerman, Rusia, Austria, dan Italia.

  1. Bidang Sosial  

Pada bidang sosial dampak yang terjadi yaitu stratifikasi sosial di Prancis telah dihapuskan, serta memberikan hak dan kewajiban yang sama terhadap seluruh rakyat. Kemudian memberikan kebebasan dalam menentukan agama, pendidikan, dan pekerjaan. 

  1. Bidang Ekonomi 

Dihapusnya sistem gilde, yaitu sistem dalam peraturan perdagangan. Dengan dihapusnya sistem gilde ini maka perdagangan dan industri dapat berkembang dengan cukup baik di Prancis.  Selain itu, kehidupan petani juga mengalami peningkatan, karena dihapusnya pajak feodal. Petani juga diberikan hak untuk memiliki tanah.

Kalau Dampaknya di Dunia?

1. Akibat di Bidang Politik

  • Tersebarnya paham liberalisme.
  • Meluasnya perkembangan paham demokrasi.
  • Meluasnya perkembangan paham nasionalisme.
  • Berkembangnya ide aksi revolusioner.

2. Akibat di Bidang Ekonomi

  • Timbulnya industri-industri di Eropa.
  • Kehidupan perdagangan beralih dari pantai ke daerah pedalaman.
  • Inggris kehilangan pasar di Eropa karena Prancis menjalankan politik kontinental.

3. Akibat di Bidang Sosial

  • Penghapusan feodalisme.
  • Pendidikan dan pengajaran di semua lapisan masyarakat.
  • Berkembangnya hak asasi manusia di dunia.

Okee sobat FOSCA, gimana nih?! seru banget bukan?? Jadi di sini aku mau menyimpulkan dari sejara Revolusi Prancis ini yaaa. Dari yang MinFOS tangkap, Revolusi Prancis adalah sebuah gerakan masyarakat pertama yang ada di Eropa yang menentang kedudukan monarki absolut yang sudah berabad-abad dan menegakkan sistem pemerintahan yang baru dan otentik ini. 

Hmm, untuk artikel kali ini cukup menantang ya Sobat FOSCA. Untung MinFos kuat untuk bikin artikel ini hehehe. Oiya kalau sudah selesai dibaca, jangan lupa untuk di share yaa! Jangan pelit untuk share karena dari yang MinFOS denger: “Kalau orang pelit nanti kuburannya sempit” hehehe maaf ya sobat FOSCA ini bercanda kok 😉 See you on next article! Byeee~

Sumber

Dampak Revolusi Perancis

https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/02/122013379/revolusi-perancis-penyebab-dampak-dan-pengaruh-terhadap-indonesia?page=all

https://www.history.com/topics/france/french-revolution

https://www.biography.com/royalty/louis-xvi

https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Marie_Antoinette_Young2.jpg

https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/02/122013379/revolusi-perancis-penyebab-dampak-dan-pengaruh-terhadap-indonesia

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top